Pemesanan Wall Art

Untuk pemesanan wall art, silakan kirim melalui email code / image yang diinginkan ke info@ruangpajang.com
lengkap dengan identitas dan alamat.
Harga yang tercatum belum termasuk ongkos kirim.

Sabtu, 12 April 2008

Joged

8 April 2008, adalah akhir dari rangkaian upacara "Manusia Yadnya" bagi umat Hindu, yang dilakukan oleh keluarga saya "Wiwaha / Pernikahan" untuk kakak dan "Mepandes / Potong gigi" untuk seluruh keluarga, karena rangkaian upacara ini hampir 2 minggu penuh harus absen dari dunia maya, cukup melelahkan menguras banyak tenaga dan pikiran satu hal yang pasti, kembali saya mendapatkan pelajaran berharga yang akan sangat berguna di lain waktu, baik menegnai bermasyarakat, mengatur waktu dan menyediakan seluruh sarana upcara sampai besosialisasi dengan tamu.

Upacara Mepandes / Potong gigi, merupakan upacara yang wajib dilakukan oleh umat hindu upacara ini memiliki simbolis atau makna untuk mengendalikan "sad ripu" atau enam musuh yang terdapat dalam tubuh/pikiran manusia seperti Keinginan, Ketamakan, Kemarahan, Hawa nafsu, Kecurangan dan Iri hati. simbolis dari pengendalian tersebut terdapat pada GIGI dimana 6 Gigi di Pahat / di kikir, setiap proses pemahatan/pengikiran gigi selalu dilakukan proses mekemuh/berkumur yang memiliki makna pembersihan mulut.

Kenapa Simbolisnya gigi dan mulut...?...yah kita semua pasti tau sadar atau tidak 2 bagian ini adalah yang selalu memicu 6 musuh yang bersarang dalam tubuh dan pikiran kita, dan bagian ini adalah jalan utama untuk melahirkan tidakan yang menyimpang, maknan dan perkataan (gigi dan mulut) adalah sumber yag beresiko untuk menimbulkan percekcokan mungkin bisa berujung tawuran antar golongan (SARA).

Setelah menyelesaikan semua proses upcara, malam harinya mendatangkan tarian joged "nanggap joged". Joged sendiri merupakan tarian rakyat yang mengabarkan kegembiraan pasangan muda-mudi, dimana secara sederhana bisa diceritakan bahwa penari joged adalah seorang wanita akan meminta/mencari penonton peria yang mau diajak menari bersama yang disebut "ngibing". Penari peria tidak perlu harus pintar menari karena gerak tarian secara keseluruhan akan di kendalikan oleh penari joged.






Tidak ada komentar: